Dengan di Tilang, Menyadarkan Saya Untuk Bayar Pajak Motor Tepat Waktu

Dengan di Tilang, Menyadarkan Saya Untuk Bayar Pajak Motor Tepat Waktu

Intinews.net – Situasi lalu lintas Jl Raya RA Kartini Jakarta Selatan arah Terminal Lebak Bulus ramai lancar. Namun sebelum Jl Adiyaksa menjelang Gain Lebak Bulus, Jakarta Selatan arus kendaraan tersendat.

Ternyata ketersendatan lalulintas dipicu oleh adanya razia yang digelar polisi lalu lintas (polantas) dari Polres Jakarta Selatan.

Tampak puluhan sepeda motor dihentikan oleh polantas. Sepeda motor parkir di sisi kiri jalan. Begitu juga dengan pengendara serta penumpangnya, duduk di atas motor seraya memperlihatkan surat-surat kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM).

Saya termasuk salah satu di antara puluhan pengendara motor itu. Polantas yang menghentikan saya dengan santun meminta surat-surat. Saya pun menyerahkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan SIM C.

“Wah, bapak pajak motornya sudah telat dua tahun” ujar polantas berpangkat Aiptu, Minggu, 9 Desember 2018 siang.

Setelah memberikan penjelasan panjang lebar Polantas tadi menulis surat tilang. Setelah saya menandatangani surat tilang, dia menyerahkan lembar tilang berwarna biru kepada saya.

“Nanti sidangnya di Kejaksaan Jakarta Selatan” imbuhnya.

“Siaapp pak,” kata saya.

Suasana arus lalulintas kendaraan bermotor terus mengalir di dekat area razia. Semakin banyak pengemudi yang berhentikan, rata-rata tidak menyalakan lampu utama dan beberapa pelanggaran lainnya.

Waktu sudah mendekati jam 12 siang. Setelah menerima surat tilang saya bergegas melanjutkan perjalanan.

Setiba di rumah, saya tanya guru paforit saya om google, ternyata melanggar pasal 288 ayat 1 Undang Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Dalam pasal 288 ayat 1 UU tersebut ditegaskan bahwa pasal 70 ayat 2. Ternyata ini isinya, Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun, yang harus dimintakan pengesahan setiap tahun.

Ternyata, pelanggaran membayar pajak tidak tepat waktu dikenai dua sanksi denda. Pertama, ketika melakukan perpanjangan. Dan, kedua saat kena tilang.

Dan ini merupakan suatu kesalahan, kenapa tidak membayar pajak tepat waktu. Hal seperti ini tidak patut ditiru. Patuhi rambu-rambu lalulintas yang ada serta bayarlah pajak kendaraan anda sebelum jatuh tempo.

COMMENTS