Ternyata Ini Penyebabnya, Bearing Roda Motor Gampang Rusak

Intinews.net – Bearing roda atau biasanya orang bilang laher merupakan part yang bentuknya besi bulat seperti koin yang berperan supaya poros atau As roda ndak langsung bergesekan sama rumah roda.

Bearing yang kerjanya maksimal bisa mengurangi gesekan ketika ban berputar. Putaran roda juga akan menjadi lancar. Sebaliknya, bearing yang sudah rusak, seperti oblak misalnya, pun membuat putaran ban tidak stabil.

Sebenarnya, seperti komponen lainnya, lama-kelamaan bearing juga akan rusak. Namun ada beberapa penyebab yang membuat bearing itu lebih cepat rusak.

Rusaknya bearing di sebabkan bukan karena kualitas dari bearing itu sendiri. Namun bisa juga di sebabkan karena pemakaian, walaupun bearing yang digunakan kualitasnya bagus sekalipun.

Kondisi jalan juga bisa menjadi penyebab utama. Misalkan motor sering melewati jalanan berlubang, melewati jalanan rusak, terlebih sering membawa beban berat.

Bearing yang kurang pelumas pun rawan oblak. Maka dari itu, supaya lebih awet, pemilik kendaraan bermotor juga dianjurkan menambahkan gemuk, terutama pada sisi bearing roda yang terbuka.

Supaya laher (besi bulat kecil seperti koin) yang di bagian dalam tidak cepat aus karena gesekan.

Gejala bearing rusak biasanya ditandai oleh beberapa hal. Misalkan, ban berasa goyang waktu mengerem, kendaraan berasa oleng, serta stang terasa tidak stabil.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: