Tak di Sangka, Roti Ternyata Sudah Ada Ribuan Tahun Sebelum Manusia Bertani

Intinews.net – Bagi semua kalangan masyarakat, roti menjadi salah satu menu sarapan maupun cemilan yang praktis.

Kandungan karbohidrat yang ada pada roti dapat diolah menjadi sajian dengan cita rasa apa pun, tergantung selera.

Namun, tahukah kamu bahwa roti sudah ada sejak ribuan tahun silam peradaban manusia, bahkan lebih dulu dari budidaya pertanian.

Bukti arkeologi terbaru yang ditemukan di Yordania menyatakan, manusia sudah membuat roti pipih yang dipanggang di atas batu sekitar 14.500 tahun lalu.

Ilmuwan menemukan bukti di situs purba ini bahwa menusia sudah membuat roti 5.000 tahun lebih dulu ketimbang yang diperkirakan.

Sebelumnya para ilmuwan berpikir bahwa makanan penting ini belum eksis hingga manusia memulai kebudayaan bertani.

Melansir dari Liputan6.com (19/7/2018) menurut temuan yang diumumkan pada Senin (16/7), peradaban Natufia di sebelah timur Mediterania mencapai puncaknya dan sudah membuat roti jauh lebih dulu ketimbang yang diperkirakan oleh para ilmuwan.

“Keberadaan roti di sebuah situs dari zaman ini luar biasa,” kata peneliti pascadoktoral Universitas Kopenhagen, Amaia Arranz-Otaegui, penulis utama makalah yang menjelaskan temuan ini dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences.

“Kami sekarang akan meneliti apakah ada hubungan antara produksi roti dan awal mula pertanian,” tambahnya.

“Ada kemungkinan roti telah memberi motivasi bagi orang-orang untuk mulai bercocok tanam dan bertani, jika itu menjadi makanan yang diinginkan atau yang banyak dicari.”

Peradaban Natufia berkembang di area yang sekarang menjadi wilayah Israel, Yordania, Suriah, dan Palestina antara sekitar 12.500 dan 9.500 Sebelum Masehi. Mereka mendirikan kota Jericho, yang mungkin merupakan kota tertua di dunia.

Sebelumnya, sampel roti tertua yang diketahui ditemukan di situs berusia 9.100 tahun di Turki.

Sisa-sisa berupa remahan hangus yang ditemukan di Yordania nampaknya merupakan anomali dan tidak ditemukan bukti yang menunjukkan bahwa orang Natufia memakan roti secara teratur, demikian studi itu.

Penulis lain dalam penelitian tersebut, Tobias Richter menekankan pentingnya roti dalam pengembangan nutrisi manusia.

“Roti memberi kita sumber karbohidrat dan nutrisi penting, termasuk vitamin B, zat besi dan magnesium, juga serat,” kata Richter.

Para ilmuwan telah mereproduksi roti sesuai resep kuno. Arranz-Otaegui menggambarkan hasilnya sebagai “berpasir dan asin.”

Sumber: Liputan6.com

COMMENTS