Daftar Bacaleg Diwarnai kericuhan

Intinews.net – Sejumlah elite Politik dan massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) rusuh saat menyerahkan daftar bakal calon anggoa legislatif (bacaleg) di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, Selasa (17/7).

Kerusuhan itu bermula saat massa berseragam merah-merah yang mengantarkan beberapa pengurus DPP dan anggota DPR dari PDIP untuk mendaftar tiba di kantor KPU sekitar pukul 13.55 WIB.
Namun saat tiba di pintu gerbang kantor KPU, petugas melarang ratusan massa tersebut untuk masuk ke kantor. Demi alasan keamanan, petugas hanya membatasi enam orang saja yang menjadi perwakilan partai berlambang moncong banteng putih itu untuk mendaftar.

Di saat yang sama, perwakilan Perindo juga tiba di kantor KPU dan langsung dipersilakan masuk oleh petugas. Massa PDIP pun mulai terbakar emosi karena petugas tersebut memperbolehkan perwakilan Perindo masuk ke dalam dengan jumlah lebih dari enam orang.

Aksi cekcok adu mulut hingga dorong-dorongan pun tak terhindarkan. Tak hanya massa pendukung PDIP, beberapa petinggi PDIP seperti anggota komisi VII DPR Adian Napitupulu, anggota komisi III DPR Arteria Dahlan, dan anggota komisi III DPR Masinton Pasaribu juga ikut emosi dan mendorong petugas.

“Jangan kurang ajar lu, gue mau masuk,” teriak Masinton kepada sambil dorong-dorongan dengan petugas.

Kendati demikian, saat berita ini diturunkan, beberapa massa PDIP tersebut akhirnya mau mengalah dan suasana pun kembali kondusif. Beberapa orang yang tidak masuk ke kantor KPU memilih menikmati musik lewat pengeras suara yang mereka bawa sendiri dengan mobil bak terbuka.

Tampak juga hadir saat mendaftar Sekjen PDIP Hasto Kristianto, Ketua DPP PDIP Andrea Pareira, Wasekjen PDIP Eriko Sotarduga, dan anggota fraksi PDIP Arya Bima dan Henry Yosodiningrat.

Sekitar 15 partai politik berbondong-bondong mendaftarkan bacaleg ke KPU Kemaren, yang merupakan hari terakhir masa pendaftaran caleg.

KPU membuka masa pendaftaran caleg untuk DPR RI, DPRD tingkat provinsi, dan DPRD tingkat kabupaten sejak 4 Juli. Setelah didaftarkan ke dalam Sistem Informasi Pencalonan (Silon) milik KPU, parpol kemudian harus membawa dokumen para bacaleg untuk melengkapi proses pendaftaran ke kantor KPU.

Sumber : CNN Indonesia

COMMENTS

%d blogger menyukai ini: