Heboh, 5 Kenyataan Unik Polisi Palsu di JLNT Casablanca, Meraup Sejumlah Uang dari Pungli Selama 3 Hari

Intinews.net – Polisi palsu yang beraksi di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan bikin heboh.

Polisi palsu yang diketahui berinisial JA (20) tersebut mendapatkan uang pungli dari setiap aksinya.

Melansir dari Tribunstyle.com (17/7/2018), JA akhirnya diamankan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya pada Minggu (15/7/2018).

Berikut 5 kenyataan menarik polisi palsu di JLNT Casablanca seperti dilansir Tribunstyle.com dari Tribunnews.com, Selasa (17/7/2018).

  1. Pakai Atribut layaknya Polisi

JA di bekuk saat sedang beraksi di Flayover Casalanca.

Ia ditangkap dan tidak memiliki tanda anggota kepolisan yang sah.

Polisi palsu tersebut bertumbuh gempal.

Tidak sedikit korban terkecoh dengan penampilan JA yang mempunyai atribut layaknya polisi beneran.

Ia mengaku dapat semua atribut tersebut dari Pasar Senin Jakarta Pusat dan Bandung.

  1. Mantan Anggota Geng Motor & Mahasiswa

JA pun diketahui sebagai anggota klub motor.

Pelaku juga masih duduk di bangku sekolah berstatus mahasiswa.

Pemilik Instagram akun @ricjakarta mengungkapkan identitas si polisi gadungan tersebut.

“J***** A****** tahun 2015 gabung club r15 (ric). Dulu sempet ngaku anggota polisi, setelah diselidiki ternyata masih anak sekolah. Sempat diinterogasi di BKT, diambil rompi, pistol(mainan) dan ht dan direndem di kali bkt. Dan dikeluarkan dr member club. 3 tahun berlalu ternyata….penyakit akut.” terangnya.

  1. Sudah Lama Mengaku sebagai Polisi

Aksi di JLNT Casablanca bukan pertama bagi JA.

JA mengaku telah menjadi sebagai anggota polisi palsu sejak menjadi anggota klub motor.

  1. Raup Uang dari Hasil Pungli

JA nekat menjadi polisi gadungan hanya ingin meraup untung pribadi.

Ia seolah mengatur lalulintas di jalan raya sambil mengintai korban yang melanggar lalu lintas.

Iapun tak segan menghentikan dan menghukum secara fisik seperti push up kepada korban.

Polisi gadungan itupun memungut pungli dari korbannya.

Pelaku bisa mendapatkan uang minimal Rp 50.000 tiap mengecoh korbannya.

Saat diciduk, pelaku sudah tiga hari berturut-turut melancarkan aksinya.

Pada Kamis (12/7/2018), pelaku mendapat uang sebesar Rp 170.000.

Pada Jumat (13/7/2017) mendapat Rp 150.000.

Sedangkan pada hari libur, Minggu (15/7/2018) mendapat Rp 200.000.

Total uang yang diraup pelaku selama tiga hari sebanyak Rp 520.000.

  1. Jadi Viral

Polisi palsu ini sebelumnya meresahkan warga hingga akhirnya terungkap dan video penangkapannya viral di sosial media.

Video tersebut viral setelah diunggah akun Instagram, tmcpoldametro pada Minggu.

“Modus pelaku ini dengan menggunakan seragam atau atribut anggota Polisi Lalu-Lintas,”

Lalu menghentikan pengendara mobil yang keluar dari apartemen Sahid dan langsung memotong masuk ke jalan layang non tol Casablanka dan menerima uang pungli,

Pelaku berdiri di JLNT Casablanca dan seolah-olah mengatur lalu lintas. Kemudian pelaku melihat ada pengendara mobil yang keluar dari apartemen yang masuk ke JLNT Casablanca,” ucap Kombes Pol Yusuf, Dirlantas Polda Metro Jaya, di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/7/2018).

instagram.com/tmcpoldametro

 

Sumber: Tribunstyle.com

COMMENTS