Rupanya Ada Yang Mencoba Rusak Hubungan Prabowo Sama Amien Rais

Intinews.net – Prabowo Subianto merasa ada pihak yang mencoba ganggu hubungannya sama Amien Rais. Siapa kira-kira yang berani mencoba mengganggu?

Prabowo Subianto sangat kesal dengan pihak yang ditudingnya tersebut. Menurut Ketua Umum Partai Gerindra itu pihak tersebut sudah bersikap tidak sopan.

“Hubungan saya dan Pak Amien pun mau dirusak. Itu kurang ajar,” kata Prabowo dalam acara halalbihalal Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia di Masjid Al Furqon, Senen, Jakarta Pusat, seperti di kutip dari detik.com, Sabtu (14/7/2018) kemarin.

Namun usaha pihak yang kurang ajar tersebut kandas. Karena Amien yang yang tak lain senior PAN mengerti betul siasat dan strategi politik. Ilmu Amien sangat tinggi untuk dikadali pihak misterius tersebut. Prabowo pun telah mengenal Amien sudah cukup lama, makanya hubungan keduanya tetap langgeng.

“Jadi saya hubungannya nggak ada selain persamaan visi, persamaan konsepsi,” imbuh Prabowo.

Pengamat Politik Universitas Indonesia, Arbi Sanit, pernah mengungkapkan rekam jejak persahabatan Prabowo dan Amien Rais, sebagaimana pernah diberitakan detikcom pada 15 November 2017.

Menurut Arbi, Hubungan politik antara Amien Rais sama Prabowo sudah pernah terwujud pada Pilpres 2014. Kala itu, PAN mengusung ketua umummnya Hatta Rajasa sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

“Kalau hubungan pribadi keduanya sudah lama, sejak Orde Baru mau jatuh sudah dekat mereka,” jelas Arbi.

Saat itu, Fadli yang memimpin Institute for Policy Studies menggelar syukuran atas terpilihnya Prabowo sebagai Panglima Kostrad (Pangkostrad) dengan pangkat Letnan Jenderal.

Amien Rais adalah salah satu tokoh yang datang dan memberikan sambutan dalam acara itu.

Prabowo pun mengakui kedekatannya sama Amien dan pertemanannya yang sudah terjalin lama. Menurut Prabowo, sosok Amien Rais bukan hanya tokoh reformasi namun juga mentor politik.

Prabowo juga pernah menyebut Amien sebagai Ayatullah Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan dalam jumpa pers menyikapi hasil hitung cepat pemilihan gubernur DKI Jakarta, di rumahnya Jalan Kertanagara, 19 April 2017.

Kerja sama diantara keduanya sudah terjalin sejak pengujung masa Orde Baru. Pertemuan yang sering terjadi tertutup karena Prabowo saat itu masih perwira aktif, tepatnya sebagai Pangkostrad.

“Saya sering berdiskusi bersama Amien pada malam hari di tempat-tempat rahasia,” kata Prabowo di Kantor DPP PAN, Pasar Minggu, 14 Mei 2014. Dia bertandang untuk menanggapi dukungan PAN terhadap dirinya sebagai calon presiden, dan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa sebagai cawapresnya.

Di saat Jakarta dilanda kerusuhan massal, pada 18 Mei 1998, Amien Rais bertemu dengan Prabowo. Mereka membahas perkembangan situasi kala itu.

Amien antara lain meminta supaya Prabowo ikut mendesak Soeharto mundur dari jabatannya guna menghindari pertumpahan darah yang lebih luas.

“Saya rasa keadaan sudah tidak tertahan lagi. Saya rasa kamu harus meyakinkan Soeharto untuk mundur,” kata Amien.

Sebaliknya Pabowo juga mengingatkan Amien agar membatalkan niatnya untuk memimpin aksi massa di lapangan Monas pada 20 Mei.

Jika tetap memaksa, dikhawatirkan bakal jatuh korban karena aparat sudah siaga penuh untuk menghalau hal-hal yang tidak diinginkan di luar kendali. Saat itu, Amien pun nurut.

Saat ini hubungan yang sudah terjalin lamapun terusik. Ada indikasi politik apa belakangan ini sehingga Prabowo berbicara soal ada pihak yang merusak hubungannya dengan Amien? Tujuan untuk apa merusak hubungan Prabowo sama Amien?

Editor: Aji
Sumber inspirasi: Aryo Bhawono, Dwi Andayani – detikNews

COMMENTS