Usai Lebaran Penderita Diabetes Dan Stroke Di RSUD Kota Bekasi Meningkat

Sumber foto: klikdokter.com

BEKASI – Usai merayakan hari raya Idul Fitri 1439 H beberapa lalu, pasien diabetes melitus (gula darah tinggi) dan gejala stroke meningkat dialami oleh be beberapa warga Bekasi, Jawa Barat.

Hal tersebut menurut catatan kunjungan pesien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

Terkait meningkatnya dominasi kunjungan pasien di rumah sakit Pemkot Bekasi itu, diakibatkan dari masyarakat yang tidak bisa mengendalikan pola makan saat merayakan lebaran.

Menurut data yang didapat, jumlah rata-rata pasien yang diterima di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Bekasi berkisar 60 sampai 70 pasien.

Keluhan penyakitnya bermacam-macam, dari penyakit stroke, jantung, diabetes, pneumonia atau radang paru-paru pada anak dan sebagainya.

Dari jumlah itu, kira kira 30-40 pasien meski dirawat inap, sedangkan sisanya rawat jalan lantaran masih bisa ditangani oleh dokter jaga IGD.

Adapun pasien rawat inap biasanya memerlukan penanganan khusus dan pengawasan petugas dalam proses penyembuhan.

“Jumlah kunjungan pasien diabetes dan stroke selama lebaran ini sekitar 50-60 persen dari total kunjungan IGD,” kata Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Kota Bekasi dr. Librianti, seperti di kutip dari okezone.com Selasa (19/6/2018).

Librianti menjelaskan, kasus diabetes dan stroke di rumah sakit sebetulnya mengalami kenaikan usai lebaran. Namun Librianti mengaku belum mendapat jumlah kunjungan pasien secara pasti dari petugas jaga di rumah sakit.

“Untuk data tepatnya saya belum dapatkan, namun persentasenya cenderung naik sekitar 10 persen dibanding hari biasa,” ujar Librianti.

Sementara Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kota Bekasi, dr. Sudirman menjelaskan, naiknya jumlah penderita diabetes dan stroke karena masyarakat banyak yang mengkonsumsi makanan manis, bersantan dan berlemak saat merayakan hari raya ini.

Selera mereka untuk menyantap hidangan tersebut sulit ditahan, karena hampir semua lapisan masyarakat masak sayur bersantan, hidangan penuh lemak seperti, rendang, opor ayam, semur daging dan sebagainya, serta kue manis khas lebaran.

“Mengonsumsi makanan berlemak jenuh dan manis dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan glukosa dalam darah melebihi angka normal mencapai 200 mg/dl,” jelas Sudirman.

Sumber: okezone.com

COMMENTS

%d blogger menyukai ini: