Ternyata Ini Perbedaanya! Antara Single dan Twin Suspension Pada Motor

Source image: melekotomotif.com

Kabar ngetrends – Shockbreaker atawa suspensi merupakan komponen vital untuk mendukung kenyamanan berkendara. Komponen ini berperan meredam getaran saat motor melibas jalan yang tidak rata.

Diluar itu, suspensi juga memengaruhi perform motor bergantung pada tingkat rigidity atau kekakuannya. Pasalnya, hal tersebut juga beresiko pada traksi ban.

Saat ini, suspensi belakang sudah mempunyai dua jenis, yakni monoshock (single suspension) serta dualshock (twin suspension). Lalu, mana yang lebih bagus diantara keduanya?

Dualshock ini sering didapati pada sepeda motor bebek serta sebagian motor sport lawas dan skutik. Dengan memakai dua titik tumpu, jenis ini lebih kuat saat dipakai untuk mengangkut beban berat.

Diluar itu, tekanan pada sasis juga terdiri dua hingga rangka dapat lebih enteng serta memerlukan cost produksi yang tidak terlampau besar. Oleh karena itu, motor dengan dualshock biasanya di jual lebih murah.

Akan tetapi, karna mempunyai dua titik tumpu, motor dengan dualshock termasuk kurang nyaman saat di ajak bermanuver. Pasalnya, beratnya cuma didistribusikan ke satu diantara bagian suspensi.

Sedang monoshock malah stabil saat bermanuver serta melaju dalam kecepatan tinggi karna bebannya cuma bertumpu di satu titik. Diluar itu, umumnya single suspension lebih kaku hingga traksi menjadi tambah baik.

Walau demikian, motor dengan monoshock tidak dianjurkan untuk mengangkut beban berat. Diluar itu, kwalitas sasis yang lebih baik pada akhirnya menambah harga jual motor.

Mana yang lebih bagus ? Bergantung pada keperluan kalian. Bila cuma dipakai untuk harian serta budget terbatas, dualshock dapat menjadi pilihan. Akan tetapi, bila suka dengan kecepatan tinggi serta bermanuver, monoshock dapat disebut yang terbaik.

Source: liputan6.com

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: