4 Penyebab Knalpot Motor Injeksi Keluar Asap, Nomor 2 Dan 3 Jika Kena Bisa Habis Mahal

Pernahkah Anda melihat motor injeksi mengalami fogging atau keluar asap dari knalpot? Bila Anda alami hal semacam ini tidak usah kuatir. Check bebrapa bagian motor yang menjadi penyebabnya.

www.inews.id 

Melansir dari www.inews.id (27/03/2018) Supriyatna, mekanik Abadi Motor Depok menyampaikan, ada dua kemungkinan yang mengakibatkan knalpot mengeluarkan asap. Pertama, bila asap yang keluar berwarna hitam maka sistem pembakaran yang berlangsung di mesin tidak berjalan sempurna.

” Ini disebabkan lebih banyaknya bensin yang masuk dari pada udara. Penanggulangannya dapat dengan melakukan penyetelan ulang pada electronic control unit, ” katanya, waktu berbincang dengan iNews. id.

Ke dua, lanjut dia, bila asap yang keluar berwarna putih, kemungkinan ada oli mesin yang masuk ke ruangan bakar serta ikut terbakar. Keadaan ini dapat terjadi dari banyak faktor.

” Penyebabnya biasanya ring piston kering, piston sudah baret, sil klep udah aus, serta atau celah kelep bocor, ” kata pria yang akrab di panggil Supri ini.

Dia menjelaskan, sepeda motor dengan system injeksi ataupun tipe karburator apabila mengeluarkan asap putih dari knalpot faktornya sama. Demikian juga dalam perlakuannya.

Lalu apa pemicu komponen itu mengalami persoalan? Berikut penjelasannya :

1. Ring piston aus

Umumnya motor sudah dipakai cukup lama, sudah tahunan sehingga ring piston aus. Karena itu oli juga akan gampang merembes masuk ke ruangan pembakaran.

” Kalau sudah aus, jalan terbaiknya mesti diganti dengan ukuran yang sama, karna ring piston tidak bisa dimodifikasi, ” kata Supri.

2. Piston baret

Umumnya terjadi bila sering terlambat ganti oli mesin. Baret biasanya karna ada kotoran atau kerak yang menggerus dinding piston, sehingga dinding piston jadi baret. Dari baret tersebut oli masuk ke ruangan pembakaran.

” Bila itu terjadi, piston mesti diganti baru. Tetapi, bila dinding silinder baret juga, maka mesti di-corter dan ganti piston dengan diameter yang lebih besar, atau arti lainnya oversize, ” anjuran Supri.

3. Sil klep keras atau getas

Pada sil klep yang sudah keras atau getas, ini bikin oli yang berada di kepala silinder dapat turun ke ruangan bakar lalu ikut terbakar.

” Faktor sil klep keras lebih terhadap masa penggunaannya memang sudah lewat atau kedaluwarsa, ditambah suhu mesin yang tinggi, ” katanya.

4. Klep bocor

Terjadinya kebocoran pada klep karna ada kotoran atau kerak sisa pembakaran yang selanjutnya menghalangi dinding klep, atau karena penyetelan klep tidak rata.

” Tindakan yang perlu dilakukan, dengan skir ulang klep. Supaya hasil skir awet, sebaiknya pakai kompon yang tidak gampang mengikis, ” pungkas Supri. (www.inews.id )

COMMENTS

%d blogger menyukai ini: