Ketahui Pentingnya Aki Untuk Motor Injeksi

Peranan aki sangat penting untuk sepeda motor. Terlebih untuk anda yang menyukai perjalanan pada malam hari atau jalan di dalam keramaian. Peranan utamanya pasti untuk penerangan serta sinyal tanda berkendara seperti sein serta klakson. Tetapi bila anda memakai motor injeksi, jadi peranan perangkat ini lebih penting lagi.
sumber gambar : geograph88.blogspot.co.id
 Seperti yang kita ketahui bahwa motor injeksi bekerja dengan bantuan banyak perangkat sensor. Sementara sensor lebih banyak berhubungan dengan kapabilitas arus listrik untuk menyuplai keperluan sensor untuk tetap hidup serta bekerja membaca keadaan kendaraan, menyatukan data, serta memprosesnya menjadi rangkaian untuk menjalankan sepeda motor agar tetap stabil. Bisa dibayangkan bila aki Anda mengalami penurunan voltase atau bahkan juga drop. Bisa-bisa motor Anda ngadat sementara Anda akan mencari tau apa penyebabnya.
Biasanya orang-orang pengguna motor di Indonesia yang punya kebiasaan yang menggunakan motor bersistem karburator, penyebab aki mati atau tanpa menggunakan aki bukanlah jadi masalah besar. Karena motor masih bisa dinyalakan tanpa ada atau tergantung pada aki. Tetapi tidak demikian pada sepeda motor injeksi. Mungkin saja Anda menduga penyebab motor mogok dikarenakan bensinnya yang kotor, konslet, businya mati, klepnya bocor, atau karna di sebabkan oleh hal lain. Tidak terpikirkan kalau aki pemicu utamanya, karena sebelumnya tidak mempunyai pengalaman dengan motor injeksi.
Tanda awal yang disebabkan karena aki soak sudah pasti susah di stater elektrik. Lantas motor ngadat saat di bawa jalan. Ketika aki mati keseluruhan motor sama sekali susah untuk dinyalakan. Walaupun di dorong sekalipun motor cuma akan menyala sekian waktu dan beberapa saat kemudian motor akan mati kembali. Karena ketidak seimbangan elektronik serta kekurangan supply untuk kinerja mesin secara normal.
Nah untuk Anda yang menggunakan sepeda motor injeksi perlu diingat, selalu melakukan pengecekan dan perawatan aki secara berkala.
Seperti yang kita pahami pada system injeksi sepeda motor sebenarnya dari pabrikan telah melengkapi dengan kapasitor yang berperan untuk membantu menyimpan arus listrik dan untuk menyetabilkan arus. Tetapi sebetulnya tanpa ada kapasitor pun mesin motor masih tetap dapat menyala namun tidak stabil serta tidak responsif. Sekedar informasikalau System injeksi masih tetap dapat bekerja dengan tegangan 5 Volt.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: